Harga Minyak Sawit Mentah (CPO) KPBN Inacom Menguat, Bursa Malaysia Ikut Melesat Didukung Naiknya Minyak Kedelai Pada Selasa (2/11)

AGRICOM
Harga CPO KPBN Inacom menguat tipis sejalan dengan tren positif di Bursa Malaysia, didorong oleh penguatan minyak kedelai (soyoil) dan pelemahan ringgit. Foto: Agricom

AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah (CPO) di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara atau KPBN Inacom kembali mencatat kenaikan pada perdagangan Selasa, 2 Desember 2025. KPBN menetapkan harga CPO Franco Dumai di level Rp 14.325 per kilogram, naik Rp 75 atau sekitar 0,53% dibandingkan posisi Senin (1/12) yang berada pada angka Rp 14.250 per kilogram.

Sementara CPO FOB Talang Duku tercatat Rp 14.125 per kilogram. Untuk CPO Loco Pelahari, harga dibuka di Rp 13.771 per kilogram, namun terjadi withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi hanya mencapai Rp 13.180 per kilogram.

Bacaan Lainnya

Dari pasar global, harga CPO di Bursa Malaysia turut mencatat penguatan. Reuters melaporkan, penguatan ini dipengaruhi naiknya harga minyak kedelai di Chicago serta penguatan harga minyak mentah dunia. Selain itu, pelemahan ringgit Malaysia memberikan dorongan tambahan bagi harga komoditas unggulan tersebut.

BACA JUGA: Wamentan Minta IPB Jadi Motor Inovasi Nasional, Dorong Transformasi Pangan dan Energi Hijau

Pada jeda perdagangan siang, kontrak acuan minyak sawit untuk pengiriman Februari 2026 di Bursa Derivatif Malaysia naik RM 38 per ton atau sekitar 0,93%, sehingga menetap di level RM 4.132 per ton, setara sekitar US$ 1.000,48 per ton.

Pergerakan positif juga terlihat di pasar global lainnya. Kontrak kedelai di Chicago bergerak tipis naik seiring pemantauan pelaku pasar terhadap laju pembelian kedelai AS oleh China setelah adanya kesepakatan dagang sementara pada akhir Oktober. Di bursa Dalian, kontrak soyoil teraktif meningkat 0,05%, sementara harga kontrak minyak sawit naik 0,72%. Adapun harga soyoil di Chicago Board of Trade turut menguat sekitar 0,5%.

Rincian Tender KPBN (Rp/kg, Excl. PPN) – Selasa, 2/12/2025

CPO:

  • Franco Dumai: Rp 14.325 – KJA
  • FOB Talang Duku: Rp 14.125 – PSCO
  • Loco Pelahari: Rp 13.771 (WD) — Penawaran tertinggi: Rp 13.180 – WNI
  • FOB Kalbar: Rp 13.975 – EUP

CPKO: Franco Dumai: Rp 23.390 – IBP

PK (Palm Kernel): Franco Belawan: Rp 11.069 – MM

Sebagai informasi, KPBN Inacom adalah nama PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) yang telah melakukan rebranding nama menjadi INACOM agar lebih dinamis dan mudah dikenal luas. INACOM diartikan sebagai Indonesia Commodity, yang menjual komoditas seperti CPO, PKO, PKM, Karet, Gula, Teh, Kopi, dan Tetes (sumber: www.kpbn.co.id).

Inacom menggunakan sistem penjualan electronic tender dan juga menyediakan informasi harga komoditas secara real-time melalui platform keanggotaannya. (A3)

Sumber: InfoSAWIT

Pos terkait