Update Harga CPO Rabu (3/12/2025): KPBN Inacom dan Bursa Malaysia Kompak Menguat, Terkerek Naiknya Harga Minyak Kedelai Global

Agricom, Harga CPO
Harga CPO domestik dan global kompak menguat, ditopang tren positif di Bursa Malaysia, Dalian, dan pergerakan soyoil internasional. Foto: Agricom

AGRICOM, JAKARTA — Harga minyak sawit mentah (CPO) yang ditransaksikan melalui PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom kembali mencatat kenaikan pada Rabu, 3 Desember 2025. KPBN menetapkan harga CPO di level Rp 14.425 per kilogram, naik Rp 100 atau sekitar 0,70% dibandingkan posisi Selasa (2/12) yang berada di Rp 14.325 per kilogram.

CPO Franco Dumai ditetapkan pada harga Rp 14.425 per kilogram, sementara CPO FOB Talang Duku berada di Rp 14.295 per kilogram. Untuk CPO Loco Pelaihari, harga pembukaan tercatat Rp 13.871 per kilogram, namun komoditas tersebut mengalami withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi hanya mencapai Rp 13.389 per kilogram.

Bacaan Lainnya

Dari pasar global, harga CPO di Bursa Malaysia kembali naik pada perdagangan Rabu (3/12), melanjutkan penguatan sesi sebelumnya. Kenaikan harga didorong oleh penguatan kontrak minyak sawit di bursa Dalian serta kenaikan harga soyoil di Chicago pada perdagangan malam sebelumnya.

Kontrak acuan CPO untuk pengiriman Februari 2026 di Malaysia Derivatives Exchange tercatat naik RM 33 per ton atau sekitar 0,79%, menjadi RM 4.192 per metrik ton atau setara US$ 1.015,75 pada sesi tengah hari.

Di bursa Dalian, kontrak soyoil paling aktif naik 0,27%, sementara kontrak minyak sawit melonjak 1,46%. Sebaliknya, harga soyoil di Chicago Board of Trade (CBOT) justru terkoreksi 0,28%.

Berikut hasil tender KPBN (Rp/kg, tidak termasuk PPN) pada Rabu, 3 Desember 2025:

CPO

  • Franco Dumai: Rp 14.425 – IBP
  • Franco Teluk Bayur: Rp 14.295 – WNI
  • Loco Pelaihari: Rp 13.871 (WD) — penawaran tertinggi Rp 13.389 – WNI

Sebagai informasi, KPBN Inacom adalah nama PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) yang telah melakukan rebranding nama menjadi INACOM agar lebih dinamis dan mudah dikenal luas. INACOM diartikan sebagai Indonesia Commodity, yang menjual komoditas seperti CPO, PKO, PKM, Karet, Gula, Teh, Kopi, dan Tetes (sumber: www.kpbn.co.id).

Inacom menggunakan sistem penjualan electronic tender dan juga menyediakan informasi harga komoditas secara real-time melalui platform keanggotaannya. (A3)

Pos terkait